BPN Sukses Ukur Lahan Bandara Di Area WTT

Kotawates.com, Kulon Progo – Proses pengukuran lahan bandara Kulon Progo di wilayah Kecamatan Temon tetap mendapat perlawanan warga penolak bandara di Dusun Sidorejo, Glagah, Kamis (17/12/2015).

Meski demikian, dengan jumlah personel keamanan jauh lebih banyak dibanding sebelumnya, tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) akhirnya mengklaim dapat mengukur blok tegalan dusun tersebut.

Proses pengukuran itu dilakukan dalam pengamanan menggunakan sistem ring secara ketat.
Selain para petugas dan pemilik tanah yang diukur maupun yang lahannya bersebelahan, warga lainnya termasuk para penolak bandara hanya dapat menyaksikan dari luar ring yang dibatasi police line serta puluhan polisi.

Warga Sidorejo, Muhamdi, yang ikut mengawal pengukuran itu mengatakan sebenarnya penerapan sistem ring oleh aparat keamanan tidak perlu dilakukan.

Menurutnya, jika proses pengukuran tidak bermasalah, warga tidak akan merecoki petugas.

“Tadi pakai garis batas. Tetap harus terbuka dan warga yang tanahnya bersebelahan harus ada. Kalau tidak, seperti tadi sempat protes,” kata Muhamdi.

Pantauan di lokasi, selain pengukuran dengan pengamanan sistem ring di tegalan dusun itu, pada saat bersamaan tim BPN juga melakukan upaya pengukuran di titik lain, salah satunya di jalan desa (Jl Diponegoro) Sidorejo.

Berbeda dari proses pengukuran di tegalan, di jalan desa ini Kepala BPN Kulon Progo, Muhammad Fadhil, dan rombongannya kembali dihadang warga.

Suasana tegang sempat terjadi ketika tim yang hendak mengukur jalan desa itu harus berdebat dengan warga penolak bandara.

Warga tidak mengizinkan petugas melakukan pengukuran karena jalan desa dianggap milik rakyat.

“Kalau jalan memang belum boleh karena itu milik umum,” ujar Muhamdi.

Kepala BPN Kulon Progo, Muhammad Fadhil, mengatakan meski mendapat perlawanan, proses setengah hari itu berhasil mengukur blok tegalan Sidorejo.

Pengukuran tidak bisa dilakukan seperti sebelumnya dengan cara per bidang. Namun, dengan pengukuran blok tegalan, berarti bidang tanah di dalamnya secara luasan keseluruhan telah terdata.

“Hari ini kami ukur blok tegalan, tercover semua tapi belum tahu penambahan bidangnya. Nanti hasilnya kami olah. Untuk pekarangan belum bisa,” kata Fadhil.

Sumber : Tribunnews.com



Jadi Orang Pintar itu Baik, Tapi Jadi orang bermanfaat itu lebih baik