Hebat, Kulon Progo Dapat 2 Penghargaan

Kotawates.com, Kulon Progo – Dua penghargaan ‘Bhumandala Award 2016’ dan ‘Anugerah Kawastara Pawitra 2016’ berhasil diraih Kabupaten Kulon Progo. Bhumandala Award 2016 diberikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro didampingi Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Kardono. Sedangkan penghargaan Simpul Jaringan Data Geospasial Terbaik Kategori Kabupaten, diterima Pj Bupati Kulon Progo Ir Budi Antono MSi yang diwakili Plh Kepala Bappeda Eko Wisnu Wardhana SE di Kantor Badan Informasi Geospasial Cibinong.

Bhumandala merupakan penghargaan yang diberikan BIG kepada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, serta Instansi yang telah kembangkan Simpul Jaringan Informasi Geospasial dalam kerangka pembangunan. Kulon Progo meraih peringkat ketiga pada Simpul Jaringan Data Geospasial Terbaik kategori Kabupaten. Urutan pertama yakni Kabupaten Sampang Madura, kedua Kabupaten Pidie Jaya NAD, ketiga Kabupaten Kulon Progo, keempat Kabupaten Purworejo dan kelima Kabupaten Bantul.

Anugrah Kawastara Pawitra diberikan 113 kepala daerah, termasuk Kulon Progo, karena konsisten terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Penghargaan diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy kepada Kepala Dinas Pendidikan Kulon Progo Drs H Sumarsana MSi, di Solo.

Terhadap dua penghargaan, Penjabat Bupati Kulon Progo Ir Budi Antono MSi berterima kasih kepada semua pihak di lingkungan Pemkab yang telah membantu keberhasilan dan prestasi tersebut. “Kedepan bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan, tentunya melalui kerja keras stakeholder terkait dan didukung oleh penggunaan anggaran APBD yang tepat sasaran dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Budi Antono kepada KRjogja.com, Rabu (19/10/2016).

Kulon Progo berhasil meraih Simpul Jaringan Data Geospasial Terbaik Kategori Kabupaten, karena dinilai peduli terhadap informasi geospasial, sehingga memiliki referensi ruang kebumian (georeference), di mana berbagai atribut data special menjadi media penting untuk perencanaan pembangunan dan pengelolaan sumber dayas alam yang berkelanjutan pada cakupan wilayah lokal.

Dijelaskan Pj Bupati Budi Antono, pengelolaan Data Geospasial menjadi kebutuhan dalam proses pembangunan daerah, selain digunakan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Detil Tata Ruang (RDTR), data Geospasial digunakan pula dalam analisis alih fungsi penggunaan lahan, pemetaan kawasan wisata, kawasan pusat pertumbuhan, dan kawasan rawan bencana. Pemkab sudah menerbitkan Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Data Informasi Geospasial Daerah yang mengatur pengelolaan data spasial di Kulon Progo.

Sementara itu Anugerah ‘Kawastara Pawitra’ merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pemda yang dianggap peduli terhadap program Pelatihan Kepala Sekolah. Arti dan makna Kawastara Pawitra, diambil dari dari Bahasa Sansekerta yaitu ‘Kawastara’ berarti terlihat sedangkan ‘Pawitra’ berarti jernih/suci. Anugerah diberikan karena memiliki komitmen tinggi dalam menyelenggarakan Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah (PPCKS) baik dengan APBD maupun dana masyarakat.

Sumber : Krjogja.com



Jadi Orang Pintar itu Baik, Tapi Jadi orang bermanfaat itu lebih baik