Pemkab Kulon Progo Susun RDTR Kota Temon

Kotawates.com, kulon Progo – Mengiringi proses tahapan pelaksanaan megaproyek bandara Kulon Progo, Pemkab sedang menggodok penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Temon.
RDTR wilayah perkotaan Temon ini akan menjadi semacam rambu-rambu untuk mengatur penataan wilayah di sekitar bandara.

Namun, sementara RDTR Kota Temon mulai disusun, RDTR kawasan bandara justru belum dibuat.
Kepala Bappeda Kulon Progo, Agus Langgeng Basuki, mengatakan untuk RDTR kawasan bandara akan dikoordinasikan bersama Provinsi DIY dan Angkasa Pura karena menyangkut kawasan strategis.

Sementara, Pemkab Kulon Progo baru dapat melangkah menyusun RDTR Kota Temon yang menjadi kewenangannya.

“RDTR kawasan bandara belum disusun, belum ada tidak menjadi masalah karena kelanjutan bandara setelah selesai pengukuran dan pendataan sudah ada RTRW kabupaten yang mendasarinya,” ujar Langgeng, Senin (11/1/2016).

Menurut Langgeng, sementara Angkasa Pura fokus menyelesaikan tahap pendataan bersama BPN, Pemkab Kulon Progo saat ini menggodok RDTR Kota Temon yang juga tidak lepas keterkaitannya dengan keberadaan bandara.

“Arahnya mengatur bangunan apa yang boleh, mana yang tidak boleh dan sebagainya secara pasti dan detail,” tuturnya.

Asek II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kulon Progo, Triyono, mengatakan antara penataan kota Temon dan kawasan bandara saling terkait.
Keduanya terintegrasi sehingga penyusunan RDTR tersebut tetap harus dibahas bersama Angkasa Pura dan DIY.

Gambarannya, menurut Triyono, kawasan di luar bandara dengan radius lebih kurang lima kilometer diatur peruntukannya. Dalam draft RDTR, semua pihak dimintai masukannya sebelum akhirnya ditetapkan.

“Termasuk rencana rel kereta api juga merupakan bagian dari kawasan di luar bandara.

Secara umum dan makro, ini sudah ada dalam penyusunan draft di Bappeda,” lanjutnya.
Adapun progres tahap pelaksanaan pengukuran dan pendataan lahan bandara dianggap selesai. Rencananya, Selasa ini satgas A dan B akan segera menyerahkan hasil pendataan itu kepada Kanwil BPN DIY.

Harapannya, target ground breaking pada Mei 2016 dapat tercapai.

Sumber : Tribunnews.com



Jadi Orang Pintar itu Baik, Tapi Jadi orang bermanfaat itu lebih baik